Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Abdullah Azzam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abdullah Azzam. Tampilkan semua postingan

Video pesan Syeikh Abdullah Azzam dan lirk nasyid "Mataku Menangis"


Pesan Syeikh Abdullah Azzam rohimahullah:

Para ikhwah telah memintaku untuk bertemu dengan kalian. Maka saya datang kepada kalian untuk menghormati kalian. Meskipun jiwaku merasakan sakit yang amat sangat karena meninggalkan medan tempur.

Demi Allah, ini sangat berat bagiku untuk meninggalkan negeri dimana senjata berlimpah, menuju ke negeri dimana tidak ada senjata. Sulit bagi hatiku untuk meninggalkan orang orang yang menulis sejarah dengan darah mereka. Orang orang itu, meninggalkan mereka adalah merupakan penderitaan dan kesedihan. Dan hidup diantara mereka adalah hidup yang sebenarnya. Aku hidup bersama mereka dan aku memperbarui hidupku dari awal. (Jika) aku jauh dari mereka, aku merasa sedang sekarat.

Oleh karena itu, aku dengan jihad, alhamdulillah, seperti ikan dengan air atau ikan dengan laut. Sebagaimana ikan tidak dapat hidup diluar air, demikian juga diriku dan ruhku, merasa kosong kecuali jika aku bergabung di pertempuran.

Tapi hari ini aku datang kepada kalian, karena berharap dapat membawa sebagian dari kalian ke sana. Ya... Saya seperti pemburu. Juga berharap untuk menyampaikan kepada kalian gambaran gambaran jihad...

* * * * *

Lirik nasyid "Mataku Menangis"

بكت عيني فلوموا أو خذوني

إلي أرض الجهاد وودعوني


تذكرت الجهاد ففاض دمعي

وهيج مقلتي ذل الركون


أحب الغزو، بل أهوي رباه

أحب دكادك الهيجا، دعوني


أناجي النفس أسلبها هواها

أروضها علي خوض المنون


فيا رب العباد أيا إلهي

أجرني أن أنال من المنون


علي فرش معطرة، ولكن

سألتك قتلة تحت الحصون


وإني موقن أن البرايا


ستسطر ما طلبت من الجنون


لحي الله القعود وسالكيه

وكل مخذل نذل خؤون


وكل الحب في غير الإله

سراب، وقد يكون من المجون


فعذرا عذلي عذرا فإني

محب للجهاد فأطلقوني

Matakubercucuran air mata, maka bawalah saya

Ke bumi jihad, dan ucapkan selamat tinggal kepadaku.


Aku mengingat jihad lalu air mataku bercucuran

Tapi kehinaan telah membuat mataku kering.


Aku mencintai peperangan, bahkan menyenanginya

Aku mencintai medan pertempuran, maka biarkanlah aku.


Ku berbisik pada diriku, dan merampas nafsunya.

Melatihnya untuk senang mencari kematian.


Maka wahai Rob manusia, wahai Ilah ku

Jauhkanlah aku dari mendapatkan kematian


Diatas tempat tidur yang wangi, akan tetapi...

Aku memohon pada-Mu kematian di bawah benteng benteng perang


Dan aku meyakini bahwa orang orang itu

Akan menganggap permintaanku ini sebuah kegilaan


Semoga Allah mengutuk sikap meninggalkan perang dan para pelakunya

Juga setiap penelantar jihad dan pengkhianat.


Setiap cinta selain kepada (atau karena) Allah

Adalah fatamorgana, dan terkadang sebuah kegilaan.


Jadi maaf, maaf wahai orang yang mencelaku

Karena aku cinta jihad, maka biarkan aku berjihad.

Dowload Nasyid

Tamu tamu Ar Rahman

Kafilah itu telah berlalu, meniti jalan as salam, menuju kepada Allah As Salam, hingga mereka dapat sampai ke Darus Salam.....

Singa singa itupun meloncat, berlarian keluar dari sarang sarangnya, dengan penuh rasa marah dan lapar, 'Tuk mencari musuh musuh Allah. Hingga bila telah berhasil menerkam mangsanya, 'kan mengoyak ngoyak dagingnya dan meremuk remuk remuk tulangnya.


Mereka yang mengintai tanpa rasa lelah.
Dengan mata merah bagai bara.

Yang menjual nyawanya kepada Allah.
Di hari pertempuran di medan laga.

Mensucikan diri dan beribadah.
Dengan darah kafir yang mereka tumpahkan.

Mereka berjalan bagai singa lapar.
Yang mengendap ngendap di tengah belukar.


Ya Allah...Sabda Nabi-Mu shollallahu 'alahi wa sallam telah sampai kepada kami melalui riwayat An Nasa'i dan Ibnu Hibban dalam hadits shohih, bahwa :

وفدالله ثلاثة الغازي والحاج والمعتمر

"Delegasi Allah ada tiga golongan, orang yang berperang, orang yang haji dan mu'tamir."

Ya Allah...Sesungguhnya mereka adalah delegasi-Mu, maka muliakanlah mereka. Mereka adalah tamu tamu-Mu, maka baguskanlah jamuan mereka. Mereka telah meninggalkan kampung halaman mereka, mereka keluar demi mengharap ridho-Mu, meninggikan kalimah-Mu dan menolong syariat-Mu, maka terimalah amalan amalan mereka. Mereka telah meninggalkan keluarga keluarga mereka karena rindu pada jihad di jalan-Mu, maka ceriakanlah ya Allah kesepian mereka di dalam kubur kubur mereka. Dada mereka terasa sesak untuk berkumpul dengan orang orang yang meninggalkan jihad, hingga mereka mengasingkan diri demi mengangkat bendera-Mu, maka luaskanlah dan terangi ya Allah kubur kubur mereka.

Rosul-Mu telah mengabari kami dalam hadits shohih yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi secara marfu' dari Anas :

من كانت الآخرة همه جعل الله غناه في قلبه وجمع له شمله وأتته الدنيا وهي راغمة، ومن كانت الدنيا همه جعل الله فقره بين عينيه وفرق عليه شمله ولم يأته الدنيا إلا ما قدر له

"Barang siapa yang tujuan hidupnya adalah akhirat, maka Allah akan menjadikan kekayaannya dalam hatinya dan menghimpun kekuatannya, serta dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina. Dan barang siapa yang tujuan hidupnya adalah akhirat, maka Allah akan menjadikan kefakirannya di hadapan kedua matanya, dan mencerai beraikan kekuatannya, serta dunia tidak akan mendatanginya kecuali apa yang telah ditaqdirkan baginya."

Maka kami memohon kepada-Mu ya Allah, agar Engkau menghimpun kekuatan para muhajirin di jalan-Mu, yang datang demi menolong hamba hamba-Mu, yang mengorbankan jiwa dan darah mereka demi menegakkan din-Mu di muka bumi.

Kami memohon kepada-Mu dengan segala kerendahan kami ya Allah, agar Engkau mengampuni kesalahan kesalahan mereka, mengganti kesalahan mereka dengan kebaikan, menjaga mereka yang masih hidup, serta menerima mereka yang telah gugur sebagai syuhada. Sesungguhnya Engkau maha mendengar lagi maha dekat.

Syeikh Abdullah Azzam rohimahullah, Usyaqul Hur halaman 271-272.