Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Nasyid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasyid. Tampilkan semua postingan

Lirik Nasyid Akhi Anta Hurrun

Lirik Nasyid

أخي أنت حرٌّ وراء السدود
أخي أنت حرٌّ بتلك القيود
إذا كنت بالله مستعصما
فماذا يضيرك كيد العبيد؟
أخي هل تُراك سئمت الكفاح ؟
وألقيت عنك إليك السلاح
فمن للضحايا يواسي الجراح
ويرفع راياتها من جديد
أخي إنني اليوم صلب المراس
أدكُّ صخور الجبال الرواسي
غدا سأشيحُ بفأسي الخلاص
رؤوس الأفاعي إلى أن تبيد
أخي إن ذرفت عليَّ الدموع
وبللت قبري بها في خشوع
فأوقد لهم من رفاتي الشموع
وسيروا بها نحو مجد تليد
أخي إنْ نمتْ نلقَ أحبابنا
فروضات ربي اُعدَّت لنا
وأطيارها رفرفت حولنا
فطوبى لنا في ديار الخلود
أخي إنني ما سئمت الكفاح
ولا أنا ألقيت عني السلاح
فإن أنا مت فإني شهيد
وأنت ستمضي بنصر مجيد
ساثار ولكن لرب ودين
وأمضي على سنتي في يقين
فإما إلى النصر فوق الأنام
وإما إلى الله في الخالدين

Akhi... Engkau adalah merdeka walaupun di balik jeruji besi itu

Akhi... Engkau adalah merdeka walau dibelenggu

Bila engkau berpegang teguh kepada Allah

Maka makar manusia tidak akan membahayakanmu

Akhi... kenapa engkau jemu dari berjuang

Dan mencampakkan senjatamu?

Lau siapa lagi yang akan mengobati luka pasukan?

Dan siapa pula akan yang mengangkat kembali panjinya?

Akhi... Sesungguhnya aku pada hari ini adalah tukul besi yang keras

Dengannya akan kuhancurkan batu gunung yang menjulang tinggi

Esok, aku akan menghapusnya dengan pukulan penghabisan

Segala kepala kepala ular hingga hancur berkecai

Akhi... Sekiranya engkau meneteskan air matamu atas kepergianku

Dan dengannya engkau menaburi kuburku dengan hening

Maka nyalakanlah bagi mereka obor dari tulang tulangku

Dan majulah dengannya menuju kegemilangan yang menanti

Akhi... Bila kami mati, kami akan bertemu dengan kekasih kekasih kami

Bahkan taman Rob ku tersedia bagi kami

Serta burung burungnya akan berterbangan di sekeliling kami

Maka berbahagialah kami dalam negeri yang abadi

Akhi... Sesungguhnya aku tidak pernah jemu dari berjuang

Dan aku tidak akan mencampakkan senjataku

Bila aku mati, maka aku syahid

Dan engkau akan terus maju dengan kegemilangan yang agung

Saya akan menuntut balas, akan tetapi demi Rob dan din

Dan akan terus maju diatas jalanku dengan penuh keyakinan

Sampai kepada kemengangan di atas semua manusia

Atau kembali kepada Allah di negeri yang kekal

Keterangan: Nasyid diatas adalah potongan dari syair milik As Syeikh Sayyid Qutb rohimahullah.

Video pesan Syeikh Abdullah Azzam dan lirk nasyid "Mataku Menangis"


Pesan Syeikh Abdullah Azzam rohimahullah:

Para ikhwah telah memintaku untuk bertemu dengan kalian. Maka saya datang kepada kalian untuk menghormati kalian. Meskipun jiwaku merasakan sakit yang amat sangat karena meninggalkan medan tempur.

Demi Allah, ini sangat berat bagiku untuk meninggalkan negeri dimana senjata berlimpah, menuju ke negeri dimana tidak ada senjata. Sulit bagi hatiku untuk meninggalkan orang orang yang menulis sejarah dengan darah mereka. Orang orang itu, meninggalkan mereka adalah merupakan penderitaan dan kesedihan. Dan hidup diantara mereka adalah hidup yang sebenarnya. Aku hidup bersama mereka dan aku memperbarui hidupku dari awal. (Jika) aku jauh dari mereka, aku merasa sedang sekarat.

Oleh karena itu, aku dengan jihad, alhamdulillah, seperti ikan dengan air atau ikan dengan laut. Sebagaimana ikan tidak dapat hidup diluar air, demikian juga diriku dan ruhku, merasa kosong kecuali jika aku bergabung di pertempuran.

Tapi hari ini aku datang kepada kalian, karena berharap dapat membawa sebagian dari kalian ke sana. Ya... Saya seperti pemburu. Juga berharap untuk menyampaikan kepada kalian gambaran gambaran jihad...

* * * * *

Lirik nasyid "Mataku Menangis"

بكت عيني فلوموا أو خذوني

إلي أرض الجهاد وودعوني


تذكرت الجهاد ففاض دمعي

وهيج مقلتي ذل الركون


أحب الغزو، بل أهوي رباه

أحب دكادك الهيجا، دعوني


أناجي النفس أسلبها هواها

أروضها علي خوض المنون


فيا رب العباد أيا إلهي

أجرني أن أنال من المنون


علي فرش معطرة، ولكن

سألتك قتلة تحت الحصون


وإني موقن أن البرايا


ستسطر ما طلبت من الجنون


لحي الله القعود وسالكيه

وكل مخذل نذل خؤون


وكل الحب في غير الإله

سراب، وقد يكون من المجون


فعذرا عذلي عذرا فإني

محب للجهاد فأطلقوني

Matakubercucuran air mata, maka bawalah saya

Ke bumi jihad, dan ucapkan selamat tinggal kepadaku.


Aku mengingat jihad lalu air mataku bercucuran

Tapi kehinaan telah membuat mataku kering.


Aku mencintai peperangan, bahkan menyenanginya

Aku mencintai medan pertempuran, maka biarkanlah aku.


Ku berbisik pada diriku, dan merampas nafsunya.

Melatihnya untuk senang mencari kematian.


Maka wahai Rob manusia, wahai Ilah ku

Jauhkanlah aku dari mendapatkan kematian


Diatas tempat tidur yang wangi, akan tetapi...

Aku memohon pada-Mu kematian di bawah benteng benteng perang


Dan aku meyakini bahwa orang orang itu

Akan menganggap permintaanku ini sebuah kegilaan


Semoga Allah mengutuk sikap meninggalkan perang dan para pelakunya

Juga setiap penelantar jihad dan pengkhianat.


Setiap cinta selain kepada (atau karena) Allah

Adalah fatamorgana, dan terkadang sebuah kegilaan.


Jadi maaf, maaf wahai orang yang mencelaku

Karena aku cinta jihad, maka biarkan aku berjihad.

Dowload Nasyid

Lirik nasyid "Shobron Ya Nafsi" (Bersabarlah wahai diri)

Saya katakan kepada mereka:
Ini adalah perang salib melawan Islam.


Lalu mereka menjawab:
Bukan, bahkan mereka adalah penyeru kebebasan dan perdamaian!


Perdamaian macam apa ini? Perdamaian macam apa ini, dimana para wanita ditawan, mesjid mesjid dihinakan dan Al Quran diinjak injak?!


Rob kita berfirman kepada kita:


"Orang orang yahudi dan orang orang nashrani sekali kali tidak akan rela kepada kalian"


Akan tetapi orang orang munafik zaman ini mengatakan:
Tidak begitu, mereka rela!


Lalu siapa yang kita percayai? Kita percaya kepada Rob kita atau kepada orang orang munafik itu?

صبرا يا نفسي صبرا يا نفسي صبرا يا نفسي معنا الله

فالقدس تنادي فالقدس تنادي فالقدس تنادي، صرخت آه


صبرا فطريقي صبرا فطريقي صبرا فطريقي من النيران

والحور تنادي والحور تنادي والحور تنادي للرضوان


أتذكر لما ودعتك يوما وبكيت علي الإشفاق

قلت يا ولدي لا تكوي كبدي تقتلني الذكري والاشواق


فخرجت لأني أبصر في بلدي كفرا يتسلط في الأجواء

فحملت سلاحي ورفعت لوائي وخرجت أقاتل في الأعداء


في الجنتي أحدووأغرد أشدووأرتل آيات القرآن

وأقابل فيها زوجي وبنيها وأعانق أهلي والإخوان

Bersabarlah wahai jiwaku, bersabarlah wahai jiwaku, bersabarlah wahai jiwaku. Allah bersama kita.

Al Qudsu memanggil, Al Qudsu memanggil, Al Qudsu memanggil, ia berteriak: "Ahhh...."


Bersabarlah karena jalanku, bersabarlah karena jalanku, bersabarlah karena jalanku dari api.

Bidadari memanggil,Bidadari memanggil, Bidadari memanggil kepada kesenangan.


Ku ingat suatu hari saat pisah denganmu, dan kau menangisiku karena rasa sayang.

Engkau katakan: "Wahai anakku jangan bakar hatiku, hingga kenangan dan rindu membunuhku"


Lalu aku keluar karena aku melihat kekafiran berkuasa di negeriku.

Maka ku bawa senjataku, ku angkat panjiku dan keluar memerangi musuh.


Di Surga aku berdendang, bernyanyi dan membaca ayat ayat Al Quran

Di sana ku cium isteriku dan anak anaknya, ku peluk keluargaku dan ikhwan ikhwanku.

Lirik Nasyid Tahanan Muslim


إلهى قد بكيت دما عليهم

وقلبي موجع طرفي كسير


أبيت وفي الفؤاد جراح وأسرى

تقض مضاجعي فأنا السير


يحاصرني شعور الذل لما

أري الأبطال كبلهم حقير


سجين يا ألهي دون ذنب

سوي عزم يوججهم نفير


إلهي يا عزيزا فوق قوم

معاني الظلم منهم تستجير


إلهي ضيق الدنيا عليهم و عذبهم

بها أنت القدير


وصبرا يا أسير فأنت حر

إلي الأخري بلا قيد تسير


ستنسي ليل مأساة طويل

ستزأر يا أبي وقد تثور


تذكر هذه الدنيا دروب

وفيها السهل منها والعسير


مني الأبطال أن يحيوا كراما

وإن ماتوا فجنات وحور


Ya Allah... Aku telah menangis darah atas mereka.
Dan hatiku perih, jiwaku tersayat.


Aku tidak dapat tidur karena dalam hatiku ada luka luka para tawanan.
Yang rasa itu membangunkanku dari tidur, bahwa aku adalah seorang tawanan.


Perasaan penghinaan menghantuiku.
Ketika aku melihat para pahlawan dibelenggu oleh orang yang hina.


Dipenjarakan, ya Allah tanpa ada dosa.

Kecuali karena kemauan yang kuat untuk berjihad.


Ya Allah yang Maha Perkasa atas hamba.
Mereka yang dizalami meminta perlindungan.


Ya Allah, sempitkan dunia atas mereka (bala tentara musuh).

Dan azablah mereka dengannya, karena Engkau Maha Mampu atas hal itu.


Dan bersabarlah engkau wahai para tawanan.
Karena engkau (akan) bebas.
Menuju kepada kebebasan tanpa ikatan.


Dan engkau akan melupakan malam malam duka yang panjang.
Dan engkau akan berteriak dan membalas (demi Allah).


Ingatlah bahwa dunia hanyalah merupakan jalan.
Yang di dalamnya terdapat kemudahan dan kesulitan.


Harapan para pahlawan adalah untuk hidup mulia.
Dan jika mereka meninggal, maka surga dan bidadari menunggu mereka.

Lirik nasyid Al Asir (seorang tahanan)


Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أطعموا الجائع، وعودواالمريض، وفكوا العاني

"Beri makan orang yang kelaparan, jenguklah orang yang sakit, dan bebaskan tawanan !"

Wajib atas kaum muslimin untuk membebaskan saudara saudara seiman mereka dan terkhusus lagi para ulama dan para mujahidin yang sedang ditawan oleh orang orang kafir asli dan kafir murtad.
Apa yang telah kita perbuat untuk membantu membebaskan mereka dan mengurusi keluarga mereka yang ditinggal???

* * * * *


Lirik nasyid Al Asir (seorang tahanan / tawanan)

Penasyid : Abu Ali

أسير في غيائبهم، أسير
أسير في سجونهم حقير

يدنس عزتي علج رماني
علي الرمضاء يلفحني الهجير

يدوس كرامتي حين و حين
يقهقه وهو خمار سكير

وانات الأساري شاهدات
علي ملياركم أين الطرير

وأين الفارس المغوار يأتي
يفك القيد اعياني الزفير

ولو أن القطيع لنا جوار
لما طابت لسكنانا الحمير

أيهنأ عيشكم يا قوم، إني
اجرع كأس حنظلهم مرير

ولكني أخبركم بأنا كمثل الأسد
إذا خفي الزئير

لنا العزمات رغم القيد انا
بقيد الشرع احرار نسير

ايا جبناء قد حان انتقامي
ايا اسارا قد صاح النذير

وميثاق مع الله اشترينا
تكاد نفوسنا شوقا تطير

وفي ذات الله تهين نفسي
ونفس القاعدين لها شخير

Seorang tahanan dalam keterpencilannya... Seorang tahanan.
Seorang tahanan dalam penjara mereka dalam keadaan terhina.

Orang romawi kafir menodai kehormatanku
Di tengah terik matahari yang membakarku.

Kemulianku diinjak injak di sana dan disini
Ia tertawa terbahak bahak sambil mabuk mabukkan.

Dan para isteri isteri tahanan menjadi saksi
Atas milyar kalian, lalu mana anak muda?

Lalu mana pasukan pemberani yang datang
Untuk melepas belenggu hingga kami dapat leluasa bernapas?

Bila sekawanan kambing di samping kami
Tentu keledai tak akan terasa enak bagi kami.

Bagaimana kalian bisa hidup enak enak wahai kaum, sedangkan saya
Meneguk sari buah pahit mereka

Akan tetapi kukabarkan kepada kalian bahwa kami seperti singa
Yang menyembunyikan raungannya

Kami punya azzam meskipun dibelenggu
Kami merdeka dalam ikatan syari'ah

Wahai pengecut, sekarang tiba saatnya pembalasanku
Wahai para tahanan, pemberi peringatan telah berteriak

Kami telah membeli perjanjian dengan Allah
Hampir saja jiwa jiwa kami terbang karena rasa rindu

Demi Dzat Ilah kami korbankan jiwa kami
Sedangkan jiwa mereka yang hanya duduk duduk bisanya mendengkur.

Download nasyid