Headlines News :
Home » , » Belajar dari sejarah.

Belajar dari sejarah.

Written By Terapkan Tauhid on 19 April 2012 | Kamis, April 19, 2012

بسم الله الرحمن الرحيم

Kewajiban yang paling diwajibkan oleh Allah kepada kita semua adalah mengetahui Din kita, Din Islam. Karena kita tidak akan dapat mengamalkan Islam tanpa mengetahui ilmunya. Jadi, mengetahui Islam dan mengamalkannya adalah sebab masuk jannah, sebaliknya bodoh terhadap Din Islam serta acuh dan tidak mengamalkannya adalah sebab masuk jahannam (kita berlindung kepada Allah dari jahannam). Karena bagaimana mungkin kita dapat beribadah hanya kepada Allah, kalau kita tidak memahami Islam?!

Diantara sarana untuk memahami Din ini adalah dengan membaca dan memahami sirah (kisah) perjalanan hidup para Rosul 'alaihimissalam beserta kaum kaum mereka. Kisah mereka yang mentaati Allah beserta apa yang mereka dapatkan dari ketaatannya tersebut dan kisah mereka yang bermaksiat kepada Allah beserta akibat dari kemaksiatan mereka tadi. Siapa yang tidak memahami kisah kisah mereka dan tidak dapat mengambil manfaat darinya, maka sungguh ia sangatlah merugi . Ya, benar benar merugi!

لقد كان في قصصهم عبرة لأولى الألباب ما كان حديثا يفترى ولاكن تصديق الذي بين يديه وتفصيل كل شيء وهدى ورحمة لقوم يؤمنون

"Sesungguhnya pada kisah kisah mereka itu terdapat ibroh (pengajaran) bagi orang orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat buat akan tetapi membenarkan (kitab kitab sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.(Surat Yunus:111).

وكم أهلكنا قبلهم من قرن هم أشد منهم بطشا فنقبوا في البلاد هل من محيص

"Dan berapa banyak umat umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, yang mereka itu lebih besar kekuatannya dari pada mereka ini dan mereka itu telah menjelajah di beberapa negeri. Adakah bagi mereka tempat lari dari kebinasaan?!"

Dimulai dari kisah Nabi Adam dan Iblis, hingga Beliau beserta isterinya diturunkan ke bumi. Dengan menghayati kisah ini, banyak musykilah dan problematika yang akan terpecahkan.

قلنا اهبطوا منها جميعا فإما يأتينكم مني هدى فمن تبع هداى فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون، والذين كفروا وكذبوا باياتنا اولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

"Kami berfirman: Turunlah kalian dari jannah! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepada kalian, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati. Adapun orang orang yang kafir dan mendustakan ayat ayat Kami, mereka itu penghuni api neraka, mereka kekal didalamnya" {Al Baqarah:38-39).

Dalam ayat lain Allah berfirman:

"Dia berfirman: "Turunlah kalian berdua dari jannah, sebagian kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepada kalian petunjuk-Ku, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: Ya Rob ku, mengapa Engkau menghimpunku dalan keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang dapat melihat? Dia berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu pula pada hari ini kamupun dilupakan." Dan demikianlah Kami membalas orang orang yang melampaui batas dan tidak beriman pada ayat ayat Rob nya. Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal." (Thoha : 123-127)

Petunjuk yang Allah janjikan bagi kita adalah pengutusan para Rosul. Dan Allah subhanahu wa ta'ala telah menepati janji-Nya. Dia telah mengutus Rosul Rosul sebagai pembawa berita gembira dan pembawa peringatan, sehingga tidak ada alasan bagi manusia untuk bermaksiat. Rosul pertama adalah Nuh 'alaihis salam dan Rosul terakhir adalah Nabi kita Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam.

Mari kita bersungguh sungguh mempelajari kisah kisah mereka, kisah para Nabi dan Rosul beserta kaum kaum mereka. Mari kita kaji sirah Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam, saat beliau di Makkah dan saat beliau di Madinah. Pelajarilah apa yang dikabarkan oleh para ulama tentang kisah para sahabat, bagaimana amalan mereka, bagaimana akhlaq mereka, bagaimana keadaan mereka. Marilah kita pelajari itu semua, mudah mudahan dengannya kita dapat memahami Islam. Mudah mudahan dengannya kita dapat membedakan antara Islam dan kafir. Terlebih pada zaman sekarang, zaman dimana Islam dalam keadaan terasing. Ya, benar benar terasing. Seperti yang dikabarkan oleh Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam:

إن الإسلام بدأ غريبا وسيعود غريبا كما بدأ فطوبى للغرباء

"Sesungguhnya Islam bermula dalam keadaan terasing dan kelak akan kembali pada keadaan seperti ia bermula, maka kebahagiaan bagi orang orang yang terasing." (hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah).

Inilah zamannya, Islam telah menjadi asing. Banyak orang tidak dapat membedakan antara Islam dan kafir. Yang haq dikatakan bathil, yang bathil dikatakan haq. Musibah... Musibah yang besar.

Walaa haula walaa quwwata illaa billaah!!!



-Muhajir-
Ikut andil dalam berda'wah, sebarkan :

Posting Komentar